Jajaki Perjanjian Kerja Sama, Bawaslu Maros–UMMA Dorong Partisipasi Perguruan Tinggi dalam Demokrasi Lokal dan Nasional
|
Turikale, Humas Bawaslu Maros - Bawaslu kabupaten Maros terus berkomitmen dalam upaya peningkatan partisipasi masyarakat dengan mengoptimalkan keterlibatan perguruan tinggi dalam proses demokrasi, Bawaslu Kabupaten Maros melakukan kunjungan silaturahim ke Universitas Muslim Maros (UMMA), Kamis (11/6/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari penjajakan dan persiapan pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan antara kedua lembaga.
Dalam kesempatan itu, rombongan Bawaslu Kabupaten Maros diterima langsung oleh Wakil Rektor I UMMA, Muhammad Nurjaya, didampingi sejumlah staf dan dosen di ruang Wakil Rektor Universitas Muslim Maros.
UMMA merupakan salah satu perguruan tinggi yang selama ini menjadi mitra strategis Bawaslu Kabupaten Maros. Hubungan kelembagaan tersebut telah terjalin melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang masih berlaku hingga tahun 2027.
Ketua Bawaslu Kabupaten Maros, Sufirman, menyampaikan bahwa keterlibatan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperkuat kualitas demokrasi.
Menurutnya, dukungan yang diberikan UMMA selama ini merupakan modal utama dalam membangun demokrasi yang bersih, transparan, partisipatif, dan berintegritas.
“Perguruan tinggi memiliki sumber daya akademik yang sangat potensial untuk mendukung pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif. Karena itu, kami memandang UMMA sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran demokrasi di tengah masyarakat,” ujar Sufirman.
Ia menjelaskan, salah satu tindak lanjut yang akan diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Sama nantinya adalah keterlibatan Bawaslu Kabupaten Maros dalam kegiatan akademik di lingkungan UMMA.
Bawaslu lanjut kata dia, akan memberikan kuliah dan materi terkait demokrasi, kepemiluan, serta pengawasan partisipatif pada sejumlah mata kuliah.
''Kita akan terlibat dan berkolaborasi, melalui sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi, Pendidikan Kewarganegaraan, dan Pendidikan Pancasila. Selain itu, civitas akademika UMMA juga akan dilibatkan dalam berbagai program sosialisasi dan pendidikan demokrasi yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Maros.'' Ujar Sufirman.
Keterlibatan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pendidikan politik kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kualitas demokrasi.
Menurut Sufirman, kolaborasi antara Bawaslu dan perguruan tinggi merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui sinergi yang terus diperkuat, Bawaslu Kabupaten Maros berharap kerja sama dengan UMMA dapat melahirkan berbagai program inovatif yang mendorong peningkatan literasi demokrasi, penguatan pengawasan partisipatif, serta terciptanya kehidupan demokrasi yang lebih sehat dan berkualitas, baik pada tingkat lokal maupun nasional.
Pada akhir sesi kunjungan kerja. Ketua Bawaslu Maros memberikan cenderamata dan buku Etika dan Pemilu Demokratis pada pihak UMMA Maros yang dalam hal ini disambut baik oleh Muhammad Nurjaya selaku Wakil Rektor I Universitas Muslim Maros (UMMA)*
Foto: Niar Khadijah
Penulis: Sulaeman