Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Maros kerahkan 749 Pengawas pantau Pungut Hitung suara Pilkada 2024

Ketua Bawaslu Maros

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maros, Sufirman, S.IP., M.Si.

Maros, Bawaslu Kabupaten Maros - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maros mengerahkan sebanyak 749 petugas pengawas ad hoc untuk memantau seluruh proses pemungutan dan penghitungan suara pemilihan kepala daerah pada 27 November 2024.

Ketua Bawaslu Maros, Sufirman mengatakan ratusan pengawasan ad hoc yang dilibatkan terdiri dari 604 pengawas tempat pemungutan suara (PTPS), 42 pengawas kecamatan, dan 103 pengawas tingkat kelurahan/desa (PKD) .

"Satu tempat pemungutan suara (TPS) ada satu petugas pengawas yang nantinya diback-up PKD dan Panwascam," kata Sufirman, saat melakukan monitoring pengawasan Pungut Hitung di Kecamatan Maros Baru, Rabu (27/11/2024).

Ia mengakui jumlah objek pengawasan di TPS jauh lebih banyak jika dibandingkan jumlah petugas pengawas, sehingga Bawaslu membutuhkan dukungan dan peran partisipatif semua komponen masyarakat dalam memantau proses pungut hitung.

Bawaslu Maros sebelumnya telah melaksanakan sejumlah kegiatan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat, mahasiswa, dan media massa agar memahami mekanisme pengawasan sekaligus membuat laporan pengaduan jika menemukan indikasi pelanggaran.

"Keterlibatan pengawas partisipatif bisa menjawab tantangan kekurangan personel pengawas pemilu yang kami terjunkan ke lapangan," ujarnya

Ia menyebut jajaran Bawaslu Maros bersama pengawas ad hoc terus melakukan pemantauan terhadap proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS, termasuk memantau semua logistik Pilkada pasca pungut hitung.

Jumlah pemilih berdasarkan daftar pemilih tetap(DPT) Kabupaten Manokwari pada Pilkada 2024 sebanyak  278.930 orang yang terdiri atas  134.196 laki-laki dan 144.734 pemilih perempuan. Pemilih itu tersebar di 604 TPS di 103 Kelurahan/Desa di 14 Kecamatan.

Editor: Satria Sakti